piramida mesir kuno

Kisah ringkas Nabi Musa patut kita pelajari sebagai orang beriman. Nabi Musa yang bergelar kalimullah, satu-satunya nabi yang diberi keistimewaan berdialog langsung dengan Allah. Inilah kisah ringkas Nabi Musa. Banyak kisah inspiratif Nabi Musa bertebaran di Al-Quran. Berikut adalah kisah teladan yang bisa diterapkan dari tiga kisah di zaman Nabi Musa.

Kisah Ringkas Nabi Musa, Hadapi Raja yang Kejam

Tantangan yang sungguh luar biasa berat sekali yang diemban Nabi Musa adalah berdakwah pada Fir’aun, penguasa Mesir Kuno. Kekuasaan Fir’aun besar dan mutlak. Tak bisa ditentang oleh siapapun. Punya kerajaan yang megah dan memiliki kebijakan otoriter. Ada beban moral yang membuat Nabi Musa sedikit ragu, yaitu:

1. Nabi Musa berlatar belakang dari Bani Israil, bangsa yang sedang dijajah oleh Fir’aun.

2. Fir’aun adalah ayah angkat yang sudah berjasa membesarkannya.

3. Nabi Musa dicap sebagai penjahat dan buronan kelas kakap karena telah membunuh orang Mesir akibat membela orang Bani Israil.

Bacaan Doa Mudah Urusan

Tetapi Allah menguatkan nabi Musa sehingga Musa berdoa memohon pertolongan kepada Allah robbish rohli shodri wa yassirli amri wahlul uqdatam millisani yafqohu qouli ‘Ya, Tuhanku, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah urusanku, lepaskanlah kelakuan lidahku…” (QS. Toha 25-28).

Memberi nasihat dan mengawasi kepemimpinan butuh lapang dada dan butuh keteguhan hati untuk berdakwah apalagi pada seorang berkedudukan tinggi atau kepada pemimpin. Rintangan dan ancaman jadi taruhan nyawa.

Inilah kisah ringkas Nabi Musa, bagaimana Nabi Musa memanjatkan doa mudah urusan. Nabi Musa juga berdoa ketika saat melarikan diri negeri Madyan, dan kemudian tak ada teman maupun saudara. Di Madyan inilah kemudian Nabi Musa bertemu jodoh dan mendapat tempat tinggal.

Nabi Musa menyampaikan baik-baik kebenaran dengan membawa beberapa mukjizat. Fir’aun tak mudah percaya akibat rasa ‘gengsi’ nya yang tinggi. Firaun mengabaikan hati nurani dan tunduk pada hawa nafsu akibat kedudukan sebagai raja dan pengakuannya sebagai tuhan.

Kemudian Allah memberi peringatan berupa bencana-bencana. Masih juga belum beriman.

Maka di akhir hayatnya, Fir’aun mati mengenaskan. Ia sempat mengakui Allah sebagai Tuhan satu-satunya yang berhak disembah, tapi sudah terlambat.

Memberi Nasihat dan Mengawasi Kepemimpinan

Memberi nasihat dan mengawasi kepemimpinan butuh lapang dada dan butuh keteguhan hati untuk berdakwah apalagi pada seorang berkedudukan tinggi atau kepada pemimpin. Rintangan dan ancaman jadi taruhan nyawa. Tapi, itulah yang diminta di setiap doa dalam sholat. Jalan lurus tapi nikmat yang sebenarnya penuh onak duri, tak menyenangkan, menguras energi jiwa raga. Inilah kisah ringkas Nabi Musa.  

Jalannya para nabi, sahabat, ulama, dan orang-orang saleh dalam surah Al-Fatihah ayat 6-7, “Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.”

Sholat Tak Boleh Diremehkan

Ada seorang wanita yang tengah bersedih hati, tangisannya tersedu-sedu, wajahnya yang cantik tampak kuyu datang tertatih-tatih menuju rumah nabi Musa. Dia mengetuk pintu kemudian nabi Musa mengizinkan masuk. Nabi Musa mempersilakan wanita itu duduk di ruang tamu rumahnya. Kemudian Nabi Musa bertanya karena raut wanita itu dari tadi bersedih terus-menerus.

“Apa yang bisa kubantu wahai wanita cantik?”

“Wahai nabi Allah saya datang kesini untuk minta tolong padamu mendoakan saya kepada Allah. Agar Allah mengampuni dosa saya.”

Nabi Musa heran kemudian bertanya lagi.

“Apa dosa yang telah kau buat?”

“Saya takut mengatakannya.”

“Tidak apa-apa. Jangan takut, katakan saja.”

“Saya berzina hingga hamil, kemudian setelah melahirkan anak saya, saya bunuh dia.”

Nabi Musa terperanjat kaget. Wajahnya langsung murka.

Ingin Tobat,  Malah Diusir

“Pergi kau dari rumahku. Aku tak mau siksa Allah jatuh ke rumahku karena perbuatanmu!” Nabi Musa langsung mengusir wanita itu dan memalingkan wajah karena tak sudi melihatnya. Dengan hati amat hancur wanita itu pergi dari rumah nabi Musa. Ia merasa putus asa. Kalau nabi saja menolak dirinya lalu harus datang kemana lagi dia? Ingin tobat malah diusir.

Setelah itu malaikat Jibril datang pada nabi Musa. “Kenapa kau mengusir wanita yang mau bertobat? Tak tahukah bahwa ada dosa yang lebih besar melebihi itu?”

“Orang yang meninggalkan salat dengan sengaja tanpa penyesalan.”

Sholat adalah yang pertama kali dihitung di alam kubur kelak. Kalau sholatnya baik maka Insya Allah baik pula amalan lainnya. Kalau sholatnya tidak sempurna maka akan ditolong dengan sholat sunnah dan amalan lain. Tak sholat sama sekali, maka celaka sudah. Nauzubillah. 

Kisah Ringkas Nabi Musa dan Kisah Sapi Betina

Seorang jenazah yang dikenal kaya raya ditemukan tewas terbunuh. Karena tak ada saksi, akibatnya orang-orang saling tuduh pelaku yang membunuh sang mayat. Kemudian datang seorang bijak menyarankan penyelesaian perkara ini pada Nabi Musa. Pergilah pihak-pihak itu kepada nabi Musa. Nabi Musa berkata dan diabadikan dalam firman Allah Swt, “Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya, ‘Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyembelih sapi betina…’(Q.S Al-Baqarah [1]: 67).

Kemudian setelah banyak bertanya pada Nabi Musa berkali-kali untuk menerangkan ciri-ciri sapi yang dimaksud berangkatlah orang-orang mencari sapi itu.

Di sisi lain, ada seorang anak yatim yang miskin. Bapaknya barusan meninggal dan tak memiliki harta selain seekor sapi betina. Anak ini sangat saleh dan berbakti pada orang tua. Suatu hari ibunya menyuruh anaknya menjual sapi agar hasilnya bisa digunakan kebutuhan sehari-hari.

Ibunya menyuruh menjual 8 dirham. Kejujuran anak ini diuji oleh Allah, salah satu malaikat menjelma jadi manusia dan bertemu sang anak.

“Berapa kau jual sapi ini, Nak?” tanya si malaikat.

“Ibu menyuruh saya menjual 8 dirham, Pak. Tidak kurang dan tidak lebih.”

“Saya beli 10 dirham ya? 8 buat ibumu. 2 buat kau simpan sendiri, bagaimana?”

“Saya izin ibu saya dulu Pak kalau mau menjual dengan harga demikian.”

“Tidak usah bilang ibumu. Supaya kau dapat untung.”

“Maaf saya tidak bisa.”

Dirayu berapa pun tidak mempan tergoyahkan juga pendirian sang anak akibat baktinya pada ibu. Dia tidak mau tidak jujur pada ibunya. Akhirnya sang malaikat bilang, “Nanti ada sekelompok orang mencari sapi ini. Jangan kau jual kecuali emas seberat sapi ini juga, ya.”

Kebaikan Ayah Ibu Juga Bermanfaat Bagi Anak

Bukan main terkejut anak ini. Dia pulang memberitahu ibunya. Ibunya juga kaget. Tapi menyuruh anak itu menuruti permintaan dari sang malaikat tadi. Akhirnya sapi tersebut berhasil terjual dengan harga emas seberat badan si sapi. Alhasil kaya rayalah anak itu dalam sekejap.

Ternyata bapak anak itu dulunya pernah mendapat warisan dari orang tua. Warisan tersebut disedekahkan kepada yang membutuhkan sehingga keluarganya jadi miskin. Kini Allah membalas berlipat-lipat kali lebih banyak. Masya Allah. Inilah bukti bahwa sedekah tak membuat orang jadi rugi, malah jadi untung dan menambah kebaikan bagi diri sendiri. Kebaikan ayah ibu juga bermanfaat bagi anak.

Sumber:

K.H Zainuddin M.Z., Kisah Musa a.s. vs Fir’aun, Penerbit Noura Books, Jakarta Selatan, 2016

H. Ahmad Zacky El-Syafa, Ternyata Kita Tak Pantas Masuk Surga, Penerbit Genta Group, Surabaya, 2017.

2 thoughts on “Kisah Ringkas Nabi Musa | Doa Mudah Urusan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *