Kisah hijrah Larissa Chou rel

Kisah hijrah Larissa Chou menjadi buah bibir di kalangan masyarakat Indonesia. Gadis cantik ini menikah putra pertama dengan dai kondang, mendiang KH. Arifin Ilham.  

Alvin Faiz, putra sulung KH Arifin Ilham penceramah nasional memilih menikah di usia muda dengan gadis cantik Larissa Chou.

Dari namanya saja kita sudah pasti tahu bahwa istri Alvin ini adalah keturunan Tionghoa.

Keduanya menikah pada 2016 lalu. Saat itu Alvin Faiz masih berusia 18 tahun, sedangkan Larissa Chou berumur 20 tahun.

Kisah Hijrah Larissa Chou, Ayahnya Motivator Kristen

Memang benar adanya Larissa Chou adalah gadis keturunan Tionghoa nonmuslim. Kemudian ia menjadi mualaf dan memilih memeluk agama Islam. Kisah hijrah Larissa Chou bermula sejak itu.

Larissa Chou sendiri memiliki background yang kuat dalam hal agama. Ia adalah putri dari Chou Ling Ling yang disebut-sebut sebagai motivator agama Kristen.

Larissa Chou yang biasa disapa Rissa ini dalam perjalanan menemukan agama Islam memang tak mudah. Banyak tantangan yang dihadapinya.

Larissa Chou sama sekali tak mempermasalahkan orang-orang yang tak suka terhadap pilihan hidupnya. Hal itu wajar saja, begitu menurut Larissa Chou. Pasti ada pro dan kontra. Kisah Larissa Chou ini bisa jadi teladan.

Keputusannya memilih pindah agama jelas ditentang oleh keluarganya. Namun kini Larissa Chou tetap memghormati perbedaan papanya dan keluarganya. Tetap menjaga hubungan baik.  

Gara-gara Suka Lihat Orang Shalat Pakai Mukena

Semua keluarga mempertanyakan mengapa Larissa Chou memilih pindah ke agama Islam. Larissa Chou tetap pada pendiriannya. Selama enam bulan lamanya Larissa Chou berusaha mencari tahu apa itu Islam.

Mulai belajar dari YouTube, menonton video ceramah Zakir Naik. Dari situlah ia tertarik mengenal lebih dalam agama Islam. Kisah hijrah Larissa Chou pun bermula dari momen itu.

Ketertarikannya pada Islam juga hadir karena kesederhanaan agama Islam. Terlebih ketika ia melihat umat muslim beribadah ia tersentuh.

Rissa sangat mengagumi cara beribadah umat muslim yang terpisah antara laki-laki dan perempuan. Terlebih saat melihat para perempuan muslim ketika shalat menggunakan mukena. Semuanya sama. Tanpa membedakan yang kaya dan yang miskin.

Larissa Chou Hijrah Tapi Belum Punya Teman Muslim

Dalam perjalanan menjemput hidayah, Larissa Chou berusaha memperdalam agama Islam dengan cara perbanyak diskusi dengan orang Islam yang masih muda. Bukan seorang ustadz, dan yang pasti masih seusia dengannya.

Namun, saat itu sayangnya Larissa Chou tak memiliki teman dekat seorang Muslim. Belum ada kawan dekat yang bisa diajak untuk berdiskusi.

Sampai kemudian Larissa Chou mendapatkan seorang yang tepat yang dianggapnya mampu untuk diajak berdiskusi. Diskusi perihal agama Islam.

Ya, seseorang itu adalah Muhammad Alvin Faiz. Putra dari seorang dai kondang tanah air (almarhum) Ustadz Arifin Ilham.

Awalnya Diskusi Hanya Via Email

Larissa Chou berusaha menghubungi Alvin melalui email. Namun tak direspon oleh Alvin. Sekali gagal, dan untuk kedua kalinya baru dibalas oleh Alvin.

Mereka berdua pun berdiskusi sampai akhirnya mereka dipertemukan dalam beberapa acara. Keduanya terpisah jarak. Larissa Chou di Cirebon, Alvin di Jakarta.

Perempuan yang mengidolakan Ustadz Felix Siauw ini mencoba untuk membuat perbandingan. Hal ini dilakukan untuk menambah pemahamannya terhadap suatu agama yang ada di dunia.

Pencariannya membuahkan hidayah. Allah Swt. mengetuk hati Larissa Chou agar tertarik pada Islam. Semua ini muncul setelah ia banyak berdebat dengan Alvin.

Kisah Hijrah Larissa Chou, Sempat Debat Sengit

Larissa Chou dan Alvin berdebat mengenai pandangan agama mereka masing-masing. Dan, Alvin lah yang memenangkan perdebatan itu. Larissa mengakui bahwa agama yang dianut oleh Alvin itulah yang benar.

Larissa Chou pun semakin mantap memilih agama Islam. Hingga Alvin membimbingnya mengucapkan dua kalimat syahadat.

Dan Larissa Chou pun menjadi seorang mualaf. Kisah hijrah Larissa Chou ini pun menjadi awal perjalanan hidup barunya bersama Islam.

Bagi Larissa Chou keputusannya memilih masuk agama Islam bukanlah karena seseorang. Ia sudah berjuang sedemikian rupa. Allah sendiri yang sudah memilih dan memantapkan hati Rissa memeluk agama Islam. (Baca juga: Hijrahnya Ayana Jihye Moon)

Awalnya Dianggap Aneh

Larissa Chou menerima berbagai macam reaksi dari orang-orang terdekatnya. Mulai dari teman sampai dengan reaksi keluarga besarnya. Ia sempat ditentang oleh keluarga inti. Namun Larissa Chou tetap kukuh dengan pilihannya.

Meski ia harus menerima cibiran, cacian, makian, dan hinaan dari keluarga maupun kerabat dekatnya. Tetapi Larissa Chou tetap dengan pendiriannya.

Larissa Chou tetap berpegang teguh dengan apa yang diyakininya. Kisah hijrah Larissa Chou ini sangat inspiratif.

Banyak yang berkomentar miring. “Padahal dulu cantik tapi kok rela ditutup hijab. Bego! Chinesse kok pakai hijab. Aneh!” Dan masih banyak lagi. Tapi Larissa Chou malah mengucapkan terima kasih. (baca juga: Anak Punk Hijrah)  

Begini Respon Larissa Chou

“Terima kasih kepada keluarga dan teman-teman yang masih mengasihiku. God bless you too.” Balas Larissa Chou di Instagram storynya kala itu.

Wanita berhijab kelahiran 1996 itu menanggapi cibiran orang-orang terdekatnya sebagai bentuk kewajaran. Katanya, semua butuh waktu untuk orang bisa menerimanya dalam keadaan berislam.

Larissa Chou sama sekali tak mempermasalahkan orang-orang yang tak suka terhadap pilihan hidupnya. Hal itu wajar saja, begitu menurut Larissa Chou. Pasti ada pro dan kontra. Kisah Larissa Chou ini bisa jadi teladan.

Larissa Chou berusaha mempelajari Islam diam-diam. belajar shalat lewat YouTube agar tak diketahui orang tuanya. Bimbingan Alvin yang juga teman diskusinya juga menjadi jalan Larissa Chou dalam memeluk agama Islam.

Pas Nikah, Muncullah Kontroversi

Maka Larissa Chou pun memilih dan memutuskan untuk menikah muda dengan Alvin. Awalnya banyak pro kontra. Karena usia Alvin dan Larissa Chou masih sangat muda.  

Larissa Chou juga mengatakan tidak mudah menikah dengan Alvin. Karena Alvin juga ganteng dan baik. Banyak wanita yang naksir Alvin.

Tapi cinta antara keduanya begitu besar. Dan Allah pun takdirkan keduanya menikah. Kisah hijrah Larissa Chou ini sempat diwarnai pro kontra. Usia Alvin dianggap di bawah umur.

Begitulah jalan perjuangan. Banyak lika-liku. Mudah-mudahan Larissa Chou istiqomah hingga akhir hayatnya. Dan hidup samawa dengan Alvin hingga ujung usia.  

Ini Curhatnya di Medsos Yang Viral Itu

Mungkin akan banyak yang heran terutama teman-teman saya. Karena saya adalah murni keturunan Chinesse dan satu-satunya yang mualaf di keluarga.

Mungkin jarang melihat orang dengan etnis ras Tionghoa yang muslim. Di sini saya mau membuktikan kalau agama adalah pilihan, bukan dilihat dari ras atau lingkungannya.

Saya bukan sembarangan mempercayai sesuatu tanpa saya mempelajari dan yakin. Saya memilih belajar Islam pun atas keyakinan yang saya telah pelajari dan hidayah yang saya dapat.

Komentar orang akan beda-beda. Tapi selagi itu pilihan saya dan saya nggak salah terhadap mereka yang mengomentari. Saya berusaha tidak memikirkan.

Karena mereka bukan yang menjalani dan berada di posisi saya. Nggak tahu perjuangan mualaf juga bagaimana. Saya harap teman-teman dan keluarga akan menghargai yang sedang saya jalani sekarang.

Saya pun tidak bisa menebak ke depan bagaimana. Yang penting yang sekarang dijalani yang baik. Dan terima kasih sekali buat teman-teman muslim yang mendukung.

Saya memang tidak sempurna. Saya pun baru menjadi seorang muslimah. Tapi saya akan berusaha membantu dan membimbing teman.

Saya dari dulu tidak pernah membeda-bedakan teman. Apapun rasnya dan berasal dari keluarga mana. Karena semua manusia itu sama apalagi di mata Allah. Hanya manusia itu sendiri yang membedakan. Semangat ya berhijab syari.

Penulis: Chamdika Putri
Editor: Oki A.

Foto: Pixabay

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *